Jakarta, tanggal 9 Maret 2010 pukul 14.00 s.d selesai
Pertemuan Hj. Melani Leimena Suharli dengan IWAPI Jatim
Tempat, Ruang Rapat Wakil Ketua MPR RI
- Ibu sebagai Wakil Ketua MPR RI Periode 2009-2014 di minta kesediaa nnya untuk berkenan duduk sebagai Dewan Pelindung Perkumpulan Taman Flora dan Satwa kebun binatang Surabaya bersama dengan Menteri Kehutanan Bapak H. Zulkifli Hasan, SE., MM yang mengacu kepada surat Perkumpulan Taman Flora dan Satwa kebun binatang Surabaya tanggal 19 Februari 2010 Nomor S. 118/PIK-2/2010 hal Permohonan kesediaan sebagai Dewan Pelindung Perkumpulan Taman Flora dan Satwa kebun binatang Surabaya.
- Pengelola Perkumpulan Taman Flora dan Satwa Surabaya mengajak Dewan Pelindung untuk ikut melestarikan dan peduli terhadap perlindungan binatang dan bunga langka. Taman ini sebagaimana diketahui bah wa keberadaan kebun binatang Surabaya yang berdiri sejak tahun 1016 sesuai dengan pengesahan Gubernur Jenderal Hindia Belanda No. 40 tanggal 31 Agustus 1916 merupakan icon sekaligus sarana penangkaran, rekreasi dan edukasi yang positif serta murah bagi kalangan masyarakat pada umumnya sejak dari dahulu, sekarang dan masa mendatan g. Perlu diketahui bahwa tempat wisata ini pada saat liburan panjang seperti lebaran tahun 2009 telah dikunjungi oleh sekitar 200 ribu pengunjung. Pada bulan tersebut para pengelola tidak mengalami kendala dalam hal pembiayaan pengelolaan, sebaliknya pada saat bulan/hari biasa pengelola mengalami kesulitan dalam mempertahankan fungsi Taman Flora dan Satwa kebun binatang Surabaya sebagai tempat wisata masyarakat di Jawa Timur khususnya di Surabaya. Dalam pengelolaan kebon binatang tersebut dalam setiap bulannya menelan biaya sekitar 1 milyar sedangkan setiap orang yang berkunjung hanya ditarik biaya Rp 10.000/orang.
- Pengelola Perkumpulan Taman Flora dan Satwa Kebun Binatang Surabaya pada tanggal 2 Mei 2010 berencana mengundang Wakil Ketua MPR RI untuk menanam pohon dilanjutkan dengan acara seminar berkaitan dengan peng embangan dan pengelolaan kebon binatang tersebut.
- Pengelolaan kebon binatang selama ini telah dilakukan secara professional, dimaksudkan agar kebon binatang yang berada di jantung kota berfungsi dengan baik
-

Tamu :
Prof. Dr. Basuki Rekso Wibowo, SH., MS., (Ketua Umum) Otje Rau, (Sekretaris PT FSS-KBS), Drs. Sukarta, Wakil Direktur Kabon Binatang Surabaya, Samba Perwirajaya, Sekretaris Badan Pelaksana Harian (BPH) Kebun Binatang Surabaya, Hj. Wiwik S (Pengawas KBS)


