Dr. Ahmad Farhan Hamid, MS

Wakil Ketua MPR RI

Ahmad Farhan Hamid menerima Pengurus Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin)0

Posted by eric in  (Thursday November 5, 2009 at 4:34 pm)

Wakil Ketua MPR RI Ahmad Farhan Hamid hari ini Rabu (4/11) pukul 10.15 WIB menggelar audiensi dengan Pengurus Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) masa bakti 2004-2009 di ruang Rapat Pimpinan Gd. Nusantara III lt.9.

Delegasi Dekopin dipimpin oleh JK Sihombing, didampingi oleh Ketua Dekopin Sri Edhi Swasono serta 9 orang pengurus lainnya dalam audiensi ini menyampaikan unek-unek serta meminta dukungan moral dari Pimpinan MPR atas kemelut yang menimpa Dekopin dan Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM).

Sri Edhi Swasono selaku salah satu Ketua Dekopin masa bakti 2004-2009 dalam pertemuan ini memaparkan kepada Ahmad Farhan Hamid sengketa yang terjadi antara Pimpinan Dekopin masa bakti 2004-2009 terhadap Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Dekopin menganggap Menteri Koperasi dan UKM yang saat itu dijabat oleh Suryadharma Ali telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan melakukan intervensi terhadap independensi Dekopin. Menteri Koperasi mengeluarkan Keputusan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah R.I Nomor 176/Kep/M.KUKM/XII/2005 tentang Penyelenggaraan Rapat Anggota Sewaktu-waktu (RAS) Dewan Koperasi Indonesia. Berdasarkan SK Menteri tersebut ditetapkan Ketua Dekopin yang baru yaitu Adi Sasono sehingga terjadi dualisme kepemimpinan Dekopin antara Ketua Dekopin yang lama Nurdin Halid dan Ketua Dekopin yang baru Adi Sasono.

Dekopin di bawah kepemimpinan Nurdin Halid kemudian menggugat Kementerian Koperasi dan UKM. Dalam persidangan, Kementerian Koperasi kalah di tingkat PTUN, PT.TUN dan Mahkamah Agung. Untuk melaksanakan putusan PTUN,  Menteri Koperasi dan UKM mencabut Keputusan tersebut. Meskipun Menteri Koperasi dan UKM telah mencabut Keputusan tersebut, Dekopin menganggap derivasi  atau turunan Keputusan Menteri Nomor 176/Kep/M.KUKM/XII/2005 tersebut tetap diberlakukan/tidak dieksekusi. Oleh karena itu, pemerintah masih mengakui Dekopin di bawah kepeminpinan Adi Sasono. Atas kemelut tersebut, Dekopin yang dari masa lalu selalu ikut dalam penentuan dan penyusunan kebijakan ekonomi negara, hingga saat ini tidak dilibatkan lagi.

Menanggapi hal tersebut, Ahmad Farhan Hamid selaku Pimpinan MPR RI memberikan dukungan moral kepada Dekopin dan mendorong  Dekopin untuk terus mengupayakan hak-haknya melalui lembaga peradilan sesuai dengan tata cara yang ditentukan oleh hukum, serta melakukan komunikasi intensif dengan Kementerian Koperasi dan UKM untuk mendorong percepatan pelaksanaan putusan Pengadilan oleh Kementerian Koperasi dan UKM dengan mencabut dan menyatakan tidak berlaku turunan dari Keputusan Menteri tersebut.

Hanya saja, Ahmad Farhan Hamid menjelaskan kepada pihak Dekopin bahwa permasalahan yang dihadapi Dekopin adalah kewenangan lembaga peradilan yang berada dalam ranah yudikatif. MPR sebagai lembaga negara yang berada di lingkungan legislatif mempunyai tugas dan kewenangan tersendiri yang secara limitatif telah ditentukan dalam Pasal 3 dan Pasal 8 UUD NRI Tahun 1945. Namun demikian, Ahmad Farhan Hamid mendukung untuk melaksanakan perintah putusan Pengadilan Tata Usaha Negara guna menjamin kewibawaan dan tetap tegaknya hukum di Indonesia.

Oleh karena itu Farhan menghimbau kepada seluruh Departemen/lembaga  khususnya Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah yang berada di lingkungan eksekutif, untuk  tetap menjaga berlangsungnya mekanisme cheks and balances dalam hubungan antar lembaga negara.

Selain itu, Farhan menghimbau kepada Dekopin untuk meningkatkan  hubungan kerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM,  dalam upaya memajukan koperasi dan usaha kecil menengah, karena bagaimanapun kedua instansi tersebut mempunyai kaitan yang erat satu sama lainnya. Dengan begitu Farhan berharap kedua lembaga  dapat memperkuat dan memberdayakan peran dan fungsinya  guna  memperkuat daya saing perekonomian nasional, pemerataan pembangunan dan memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Farhan menjamin, pertemuan ini tidak akan berlalu begitu saja. Pimpinan MPR tetap akan membantu menjembatani antara Dekopin dengan Menteri Koperasi dan UKM serta menyampaikan aspirasi Dekopin tersebut ke Komisi VI DPR RI.

Agenda Pimpinan MPR RI0

Posted by eric in  (Tuesday November 3, 2009 at 1:53 pm)

3 Oktober 2009 Pimpinan MPR RI dipilih secara aklamasi dalam Sidang Paripurna MPR RI dengan agenda Pemilihan Pimpinan MPR RI

3 Oktober 2009 Pelantikan Pimpinan MPR RI Periode 2009-2014 dilaksanakan pada pukul 22.30 WIB dipimpin oleh Ketua Mahkamah Agung dan dihadiri oleh Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono, Ibu Ani Yudhoyono beserta para Menteri Indonesia Bersatu.

9 Oktober 2009 Rapat Pimpinan MPR RI yang pertama di ruang Rapat Pimpinan Gd. Nusantara 3 lt.9. Rapat dipimpin oleh Ketua MPR Taufiq Kiemas dan dihadiri oleh para wakil Ketua MPR beserta para pejabat di lingkungan Sekretariat Jenderal MPR RI.

13 Oktober 2009 Pimpinan MPR RI mengadakan Rapat Gabungan dengan Pimpinan Fraksi-fraksi/Kelompok Anggota MPR

19 Oktober 2009 Pimpinan MPR RI menggelar Sidang Paripurna MPR RI dalam rangka Pembentukan Panitia Ad Hoc MPR RI

20 Oktober 2009 Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Periode 2009-2014

23 Oktober Pimpinan MPR RI menggelar rapat dengan Tim Penyusun Penyempurnaan Metode dan Bahan Materi Sosialisasi Putusan MPR RI

26 Oktober 2009 Pimpinan MPR RI melanjutkan rapat dengan Tim Penyusun Penyempurnaan Metode dan Bahan Materi Sosialisasi Putusan MPR RI

26 Oktober 2009 Ketua MPR RI Taufik Kiemas menerima kunjungan Duta Besar Singapura untuk Indonesia, H.E. Ashok Mirpuri

27 Oktober 2009 Pimpinan MPR RI menggelar audiensi dengan Forum Konstitusi

29 Oktober 2009 Pimpinan MPR RI menggelar rapat konsultasi dengan Pimpinan DPR dan Pimpinan DPD

29 Oktober 2009 Pimpinan MPR RI menggelar Rapat Pertama Panitia Ad Hoc (PAH) MPR RI

30 Oktober 2009 Pimpinan MPR RI menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Amerika Serikat H.E. Mr. Cameron Hume

30 Oktober 2009 Pimpinan MPR RI Lukman Hakim Saifuddin dan Hajriyanto Y. Thohari menerima kunjungan kehormatan Delegasi Parlemen Nepal