Majelis Permusyawaratan Rakyat RI
Senin, 02 Februari 2015 - 17:10 |

Dr. (HC) H. Oesman Sapta: Kebutuhan Infratsruktur Makin Mendesak

Minimnya infrastruktur di daerah perbatasan harus menjadi perhatian serius pemerintah. Jangan sampai,  pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, tol laut, pelabuhan dan bandara, tidak  segera diwujudkan. Pasalnya,  infrastruktur merupakan salah satu kebutuhan yang sangat diperlukan  masyarakat  perbatasan, dalam rangka  meningkatkan kesejahteraan mereka.

Proses pembangunan infrastruktur, seperti jalan, jembatan, tol laut, pelabuhan dan bandara, bisa  secara siknifikan menumbuhkan perekonomian. Karena selama pembangunan berjalan, masyarakat akan mendapatkan pekerjaan dan penghasilan. Masyarakat juga bisa turut berjualan, sesuai kebutuhan para pekerja.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua MPR RI Dr. (HC) H. Oesman Sapta, saat  menjadi pembicara tunggal pada acara  Dialog Pilar Negara, pada  Senin (2/2). Pada kesempatan tersebut Wakil Ketua MPR membahas tema     Percepatan Pembangunan Di Wilayah Perbatasan.

Pembangungan infrastruktur menurut H. Oesman Sapta, menjadi salah satu kunci bagi peningkatan kesejahteraan kawasan perbatasan. Karena tersedianya jalan, jembatan, pelabuhan dan bandara yang memadai, turut membantu mobilitas perekonomian, baik dari dalam maupun dari luar. Ketersediaan infrastruktur juga mampu memangkas jarak dan waktu. Dengan begitu, masyarakat bisa mendapatkan  harga-harga kebutuhan yang  lebih bersaing dari sebelumnya.

“Jangan sampai seperti masyarakat Papua, mereka dipaksa membeli semen hingga Rp 1 juta per sak. Padahal di sini semen harganya hanya Rp 50.000”, kata  Oesman Sapta menambahkan.

Sampaikan Komentar Anda

Hak Cipta © Sekretariat Jendral MPR RI 2015