Majelis Permusyawaratan Rakyat RI
Kamis, 02 Agustus 2018 - 14:20 |

Ketua MPR Ajak Mahasiswa Muhammadiyah, Tolak Politik Uang

Ketua MPR Ajak Mahasiswa Muhammadiyah, Tolak Politik Uang

Dihadapan seribu orang peserta Muktamar XVIII Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Malang, Kamis (2/8)  Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengingatkan, setiap pemuda ada zamannya. Dan setiap zaman memiliki pemudanya. Zaman boleh berganti tetapi pemuda tidak pernah berhenti berkarya. 

KH. Agus Salim misalnya, dia adalah kaum terpelajar yang menguasai 10 bahasa internasional. Dengan kemampuannya, ia berjuang melalui jalur diplomasi, sehingga keberadaan bangsa Indonesia diakui dunia.  Prinsip hidupnya dikenal  banyak orang. Memimpin adalah jalan menderita. Bung Karno adalah seorang  pelajar progresif. Saat  jadi mahasiswa, ia  dekat dengan rakyat, mau mendengar dan memperjuangkan nadi kehidupan masyarakat. 

"Bung Hatta, dia memang sekolah di luar negeri, tapi tak lupa dengan rakyatnya. Bersama mahasiswa Indonesia di Eropa (diaspora), ia  berjuang menyuarakan kepentingan bangsa, sehingga diakui oleh dunia", kata Zulkifli Hasan menambahkan. 

Saat ini, kata Zulkifli bangsa Indonesia menanti bakti para  pemuda dan mahasiswa untuk turun ke masyarakat, guna menolak  politik uang. Karena memilih seorang pemimpin  karena uangnya yang banyak bisa sangat berbahaya. Hanya menimbulkan kekecewaan dibelakang hari.

Karena itu, di tahun politik ini, mahasiswa harus menyadarkan masyarakat, bagaimana memilih yang benar. Memilih dengan hati, bukan semata-mata karena sembako, dan amplop. Tapi juga harus diketahui rekam jejaknya, teman-temannya dan juga kepeduliannya terhadap masyarakat. 

"Ditahun politik ini, mari ajarkan persatuan dan kesatuan,  jangan adu domba. Memilih dengan hati, jangan jangan karena sarung sembako. Mari memilih untuk perbaikan dan perubahan", kata Zulkifli Hasan lagi.

Sampaikan Komentar Anda

Hak Cipta © Sekretariat Jendral MPR RI 2015