Majelis Permusyawaratan Rakyat RI
Senin, 14 Mei 2018 - 17:40 |

Ma'ruf Cahyono: Hindari Pengaruh Radikalisme Dengan Mamahami Jati Diri Bangsa

Ma'ruf Cahyono: Hindari Pengaruh Radikalisme Dengan Mamahami Jati Diri Bangsa

Aceh - Sekretaris Jenderal MPR RI Ma'ruf Cahyono mengungkapkan sangat mengutuk aksi terorisme yang kembali menganggu ketenangan rakyat Indonesia dengan meledakkan tiga rumah ibadah dan markas Polrestabes di Surabaya.  

Peristiwa tersebut meninggalkan duka mendalam sebab merenggut korba jiwa dan luka-luka.  Sebelumnya juga terjadi kerusuhan yang dilakukan napi kasus terorisme di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat yang juga merenggut lima korban jiwa aparat Polri.

"Ingat, bukan sifat dan karakter bangsa Indonesia melakukan aksi kejam seperti itu.  Itu karena pengaruh paham radikal yang sengat ekstrim," katanya, ditengah-tengah sambutannya membuka Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kerjasama MPR dengan Yayasan Laskar Muda Indonesia (YLMI), yang dihadiri sekitar ratusan peserta mahasiswa Universitas Muhammadiyah Aceh, beberapa unsur mahasiswa dan organisasi kepemudaan seperti Pemuda Paguyuban Daerah Kabupaten/Kota, Pemuda Muhammdiyah Aceh, IMM, HMI, PMII dan lainnya.

Acara yang digelar di Unmuha Convention Center (UCC) Ahmad Dahlan Universitas Muhammdiyah, Banda Aceh Senin (14/5/2018) ini juga dihadiri Pimpinan Lembaga Pengkajian MPR RI Ahmad Farhan Hamid, Ketua Aisiyiah Aceh Ibu Zaidar Ja'far, Ketua Dewan Penasehat YLMI Irvanusir Rasman dan Kapolsek Lueng Bata, Banda Aceh.

Dalam kesempatan itu, Ma'ruf Cahyono mengajak seluruh peserta untuk mengheningkan cipta dan berdoa untuk para korban.

Kepada para peserta, Ma'ruf Cahyono menegaskan bahwa pemahamam jati diri bangsa yang benar akan memunculkan karakter bangsa yang baik dan sesuai nilai-nilai luhur bangsa yang ada dalam Empat Pilar MPR (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Bicara tentang Empat Pilar MPR adalah bicara tentang jati diri bangsa Indonesia.  Pemahaman dan implementasi jati diri bangsa yang kuat akan membentengi rakyat Indonesia dari pengaruh pemahaman radikalisme," tandasnya.

Sampaikan Komentar Anda

Hak Cipta © Sekretariat Jendral MPR RI 2015