Majelis Permusyawaratan Rakyat RI
Sabtu, 31 Desember 2016 - 18:35 |

Mahyudin: Perlu Penguatan Empat Pilar Untuk Masyarakat Biduk-Biduk

Mahyudin: Perlu Penguatan Empat Pilar Untuk Masyarakat Biduk-Biduk

Wakil Ketua MPR Mahyudin bertemu dengan masyarakat Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Biduk-Biduk, pada Jumat malam (30/12/2016) ini, Mahyudin menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

"Dalam liburan ini saya bersilaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Biduk-Biduk sekaligus juga menyampaikan tugas MPR RI yaitu sosialisasi Empat Pilar MPR RI," katanya kepada wartawan usai sosialisasi dan serap aspirasi yang diikuti lebih dari 200 warga Kecamatan Biduk-Biduk.

Menurut Mahyudin, masyarakat Kecamatan Biduk-Biduk perlu mendapat Sosialisasi Empat Pilar MPR karena lokasi Biduk-Biduk berada di pesisir pantai. Laut di kecamatan ini berbatasan langsung dengan Filipina dan Malaysia. "Jadi sangat terbuka terhadap masuknya orang asing di wilayah ini," ujarnya.

Selain itu wilayah ini memiliki potensi wisata yang mulai ramai dikunjungi. Sedikitnya 40 ribu wisatawan yang mayoritas masih wisatawan lokal datang ke Biduk-Biduk. Semakin dipromosikan dan infrastruktur semakin baik mungkin ke depan wisata di sini semakin bagus dan wisatawan mancanegara semakin banyak.

"Untuk itu perlu penguatan bagi masyarakat Biduk-Biduk tentang pemahaman Empat Pilar. Sehingga tidak mudah terpengaruh oleh budaya-budaya asing yang mungkin saja juga akan masuk bersamaan dengan masuknya wisatawan mancanegara," jelas Mahyudin.

Dalam serap aspirasi, Mahyudin mendengarkan banyak harapan dari masyarakat dalam masalah pendidikan, infrastruktur, dan masalah komunikasi. Daerah Biduk-Biduk sulit mendapatkan sinyal telepon seluler. "Aneh juga memang di daerah yang mulai ramai seperti ini justru tidak ter-cover sinyal telekomunikasi. Semua operator belum ada sinyal di sini. Ini harus menjadi perhatian pemerintah," imbuhnya.

Bagu Mahyudin,  aneh kalau ada wilayah di Republik Indonesia tidak memiliki komunikasi. Padahal jaman sekarang internet menjadi kebutuhan. Bahkan pemerintah desa mengirim laporan via email dan sebagainya. "Jadi kalau ada daerah yang tidak terjangkau sinyal komunikasi rasanya seperti diujung dunia. Ini harus menjadi perhatian operator telekomunikasi untuk segera membangun jaringan telekomunikasi di daerah ini," pungkasnya.

Wisata di Kecamatan Biduk-Biduk Kabupaten Berau ini sangat menarik. Ada Labuhan Cermin yang mulai terkenal nasional maupun internasional. Air dua rasa yang tawar dan asin. Untuk mencapai Kecamatan Biduk-Biduk harus menempuh delapan jam perjalanan dari Tanjung Redeb, ibukota Kabupaten Berau.

Sampaikan Komentar Anda

Hak Cipta © Sekretariat Jendral MPR RI 2015