Majelis Permusyawaratan Rakyat RI
Rabu, 16 Agustus 2017 - 11:25 |

"Pak, Pak, Pak”

Puluhah kamera televisi dan foto terlihat dalam posisi membidik, baik di depan Ruang Rapat Paripurna I Gedung Nusantara maupun persis di sebelah kanan eskalator, Gedung Nusantara, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, menjelang Sidang Tahunan MPR, 16 Agustus 2017.

Puluhan kamera televisi dan foto itu siap mengabadikan gambar bila ada wakil rakyat yang popular, tokoh nasional, menteri, atau pejabat negara lainnya yang menjadi "news maker". Bila para juru kamera dan foto itu melihat ada sosok yang popular, mereka langsung menyapanya dengan kata, “pak, pak, pak.” Sapaan itu dilontarkan agar tokoh popular itu menoleh dan menghadap ke kamera. Nah, di saat sosok popular itu menghadap ke juru kamera dan foto, kilauan blitz terpancar, "klap, klap, klap.”

Ada bebarapa tokoh yang disapa dengan kata, “pak, pak, pak.” Tokoh itu di antaranya Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan tokoh lainnya. Bila yang didapati sosok perempuan, para juru kamera dan foto itu mengatakan, “ïbu, ibu, ibu.”      

Saat Djarot lewat, sapaan serempak, “Pak Djarot, Pask Djarot, Pak Djarot.” Pun demikian ketika Gatot Nurmantyo lewat, sapaan menyapa, “Pak Gatot, Pak Gatot, Pak Gatot.” Mendapat sapaan itu, Gatot Nurmantyo yang berpakain dinas lengkap dengan tongkat komandonya langsung menoleh kepada para wartawan dan tersenyum, kilauan blitz kamera pun langsung bertebaran.

Saat sesi foto bareng antara Presiden, Wakil Presiden, pimpinan MPR dan lembaga negara di tangga menuju Gedung Nusantara, sapaan bertambah, “Pak, pak, pak, lambaikan tangan dong.” Mendapat sapaan itu, Presiden, Wakil Presiden, dan pimpinan lembaga negara tersenyum dan selanjutnya mereka masuk ke dalam Gedung Nusantara untuk mengikuti Sidang Tahunan MPR.

Sampaikan Komentar Anda

Hak Cipta © Sekretariat Jendral MPR RI 2015