Majelis Permusyawaratan Rakyat RI
Rabu, 13 September 2017 - 18:00 |

Setjen MPR Lakukan Terobosan Dalam Peningkatan Reformasi Dan Birokrasi

Setjen MPR Lakukan Terobosan Dalam Peningkatan Reformasi Dan Birokrasi

Di Ruang GBHN, Gedung Nusantara V, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, 13 September 2017, diadakan pertemuan antara Tim dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan dan RB) dengan Setjen MPR.

Dalam pertemuan tersebut dari Setjen MPR, hadir Sesjen MPR Ma’ruf Cahyono, Wasesjen MPR Selfi Zaini, Kabiro Persidangan Tugiyana, Kabiro Administarsi dan Pengawasan Suryani, dan Kabiro Humas Siti Fauziah.

Dalam kesempatan tersebut, Assisten Deputi Kemenpan dan RB Natalina Sipayung secara simbolik menyerahkan Surat Penugasan Tim Evaluator Reformasi Birokrasi dari Kemenpan dan RB kepada Sesjen MPR Ma’ruf Cahyono. 

Kepada wartawan, Ma’ruf Cahyono mengatakan pertemuan tersebut merupakan entry meeting dari Tim Kemenpan dan RB dengan Setjen MPR mengenai sejauh mana  upaya Setjen MPR melakukan peningkatan kualitas dari reformasi birokrasi. “Kegiatan ini rutin digelar setiap  tahun,” ujarnya.

Dari rutinitas tersebut diharapkan oleh Ma’ruf Cahyono, Kemenpan dan RB bisa memberikan masukan dan arahan terkait dengan area-area mana yang memerlukan penguatan dan pengayaan sehingga reformasi birokrasi bisa berjalan sesuai harapan untuk mewujudkan pelayanan public yang baik. “Juga untuk menciptakan pemerintahan yang bersih  dan bebas KKN,” ujarnya. “”Juga untuk meningaktkan kapasitas organisasi terkait akuntabilitas kinerja,” tambahnya. “Itu yang kita harapkan,” tegasnya.

Dengan tegas, Ma’ruf  Cahyono mengatakan, kita menginginkan hasil reformasi birokrasi bisa berjalan lebih baik. Untuk itu Setjen MPR melakukan upaya-upaya terobosan  dalam area-area reformasi birokrasi. “Hasil evaluasi yang lalu datanya belum maksimal sehingga evaluasi saat ini akan kita lakukan secara maksimal,” ujarnya.

Sementara itu ketika diwawancarai oleh wartawan, Kabiro Humas MPR Siti Fauziah mengatakan pertemuan itu membahas reformasi birokrasi.

Diungkapkan pertemuan itu terkait dengan evaluasi yang sebelumnya di mana Setjen MPR mendapat nilai yang belum membangakan meski demikian disebut nilai yang belum membanggakan itu merupakan cambuk buat Setjen MPR. “Dengan demikian kita tersadar,” ujarnya.

Diungkapkan, sebenar Setjen MPR sudah melakukan semua kinerja reformasi birokrasi namun kinerja itu diakui ada yang tidak terinformasikan dan terpublikasikan. Untuk itu dengan adanya penilaian itu membuat Setjen MPR menginstruksikan pada seluruh jajarannya untuk melakuan reformasi birokrasi yang sebenarnya sudah dilakukan. “Kita selanjutnya akan terus meningkatkan kinerja reformasi dan birokrasi agar nilainya bisa dibanggakan,” ujarnya.

Untuk itu seluruh jajaran Setjen MPR akan mendokumentasikan semua kegiatan. “Sebenarnya semua kegiatan sudah kita lakukan namun tidak terpublikasi dengan baik,” ungkapnya. Siti Fauziah mengakui masing banyak yang perlu diperbaiki. Upaya itu ditempuh misalnya dengan membuat road map. Dirinya mengharap penilaian tidak hanya pada aparat Eselon II namun juga pada Eselon III, Eselon IV, dan seluruh seluruh pegawai. “Seluruh jajaran melakukan inovasi,” paparnya.

Disebut dalam reformasi birokrasi ada 8 kelompok kerja. Dan kedelapan kelompok  kerja itu masing-masing sudah bekerja. “Dulu kita melakukan survei yang tak terdokumentasikan sekarang kita melakukan survei yang terdokumentasikan,” ujarnya. Kinerja dari reformasi birokrasi yang telah dilakukan seperti sudah dibukanya PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Data). “PPID kan merupakan layanan masyarakat,” paparnya. “Kita juga melakukan peningkatan sumber daya manusia dan itu semua sudah berjalan,” tegasnya.

Sampaikan Komentar Anda

Hak Cipta © Sekretariat Jendral MPR RI 2015