Majelis Permusyawaratan Rakyat RI
Jumat, 21 April 2017 - 18:55 |

Wakil Ketua MPR: Masyarakat Semakin Dewasa Dan Cerdas Dalam Berdemokrasi

Wakil Ketua MPR: Masyarakat Semakin Dewasa Dan Cerdas Dalam Berdemokrasi

Di hadapan ratusan santri dan santriwati Pondok Pesantren Ar Raudhatul Hasanah, Kota Medan, Sumatera Utara, 21 April 2017, saat Sosialisasi Empat Pilar, Wakil Ketua MPR Mahyudin mengatakan, dengan berlandaskan Pancasila maka paham ekonomi yang berkembang di Indonesia harus berpihak kepada rakyat. Mahyudin dengan tegas mengatakan dirinya tidak sependapat dengan ekonomi pasar. "Paham liberal ini menyerahkan sistem ekonomi pada pasar," ujarnya.

Mahyudin menolak ekonomi pasar sebab hal demikian akan menyebabkan yang kecil akan mati, yang besar akan berkembang. "Yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin," ujarnya.

Dalam ekonomi dan pembangunan perlu peran negara sebagai jembatan di antara gap yang ada. Pembangunan di Indonesia, menurut Mahyudin, harus mampu menghilangkan kesenjangan di berbagai bidang, dari soal kaya-miskin dan Jawa-luar Jawa. 

Diungkapkan pada masa Presiden Soekarno, berbagai ideologi seperti kapitalis dan sosialis bersliweran. Dari berbagai ideologi itu, Soekarno mencari jalan tengah dari berbagai ideologi yang ada. "Hingga lahirlah Pancasila," ujarnya. "Pancasila merupakan jalan tengah di antara ideologi yang ada," tambahnya.

Lebih lanjut dalam sosialisasi itu Mahyudin mengatakan, demokrasi di Indonesia saat ini berjalan dengan baik. "Allhamdulillah Pilkada Jakarta selesai dengan aman," paparnya. "Masyarakat semakin dewasa dalam demokrasi," tambahnya. "Allhamdulillah sudah terpilih gubernur baru," ucapnya.

Bagi Mahyudin, demokrasi itu menyatukan berbagai pihak. "Demokrasi tidak diskriminatif," paparnya. Dilihat dalam Pilkada Jakarta ada pembagian sembako dan money politic meski demikian diakui hal demikian tak efektif. "Masyarakat semakin cerdas," ungkapnya. "Sembako diterima tapi yang dipilih yang lain," ujarnya.

Sampaikan Komentar Anda

Hak Cipta © Sekretariat Jendral MPR RI 2015