image

Pertumbuhan Pariwisata Nasional Harus terus Berlanjut Pasca Lebaran

Senin, 09 Mei 2022 17:41 WIB

Jadikan pola dukungan sejumlah pihak yang mampu menciptakan lonjakan wisatawan pada musim mudik Lebaran tahun ini, sebagai dasar untuk pengembangan pariwisata nasional ke depan.

"Kombinasi dari kebijakan pemerintah dan kreativitas daerah dalam mengelola kawasan wisata yang baik harus terus dilanjutkan untuk pengembangan pariwisata nasional ke depan," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/5).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan wisatawan mancanegara pada Februari 2022 naik 21,91% jika dibandingkan Januari 2022. Bahkan kalau dibandingkan periode yang sama di tahun 2021 angkanya meningkat 151,98%.

Bahkan salah satu platform pemesanan penginapan mencatat, saat libur Lebaran 2022 ini empat kota menjadi tujuan masyarakat untuk berlibur yaitu, Bandung, Surabaya, Yogyakarta dan Bali. Pemesanan kamar di empat kota tersebut naik 13% jika dibandingkan pekan ketiga April 2022.

Sejumlah lokasi wisata di tanah air sepanjang musim libur Lebaran tahun ini pun, ujar Lestari, menunjukkan lonjakan kunjungan wisatawan yang signifikan.

Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, lonjakan wisatawan pada masa libur Lebaran tidak terjadi begitu saja, tanpa campur tangan faktor-faktor lain.

Kebijakan pemerintah memperbolehkan mudik tahun ini, mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) tepat waktu dan menjaga kondisi perekonomian untuk tetap kondusif, menurut Rerie, merupakan sejumlah faktor yang dinilai menjadi pendorong lonjakan wisatawan di berbagai daerah.

Pola-pola dukungan dari sejumlah pihak untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata nasional, jelas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, harus terus dilanjutkan.

Rerie, yang juga anggota Komisi X, DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, berpendapat jenis pariwisata yang bisa segera didorong untuk diakselerasi pertumbuhannya antara lain adalah wisata alam.

Karena, jelas Rerie, Indonesia banyak memiliki kawasan dengan keindahan alam yang luar biasa, baik dalam bentuk pegunungan, pantai, kawasan sungai, bahkan desa-desa yang memiliki budaya yang unik dan bisa ditawarkan sebagai salah satu daerah tujuan wisata.

Sejumlah potensi wisata itu, ujar Rerie, menunggu kreativitas para pemangku kepentingan dan masyarakat di daerah untuk segera mengelolanya agar layak menjadi kawasan wisata yang siap dikunjungi wisatawan dengan meningkatkan kualitas lingkungan, namun berdampak ekonomi yang luas bagi daerah yang bersangkutan.*


Anggota Terkait :

LESTARI MOERDIJAT S.S., M.M.