image

Selamat Hari Koperasi ke 74 , bersatulah meraih Untung

Senin, 12 Juli 2021 14:42 WIB

 

Hari Koperasi Nasional ke-74 yang jatuh pada 12 Juli 2021 kali ini patut menjadi momentum kebangkitan perekenomian nasional. Hal ini tidak saja karena secara historis koperasi telah terbukti mampu bertahan dari berbagai badai krisis ekonomi, namun juga menjadi penyelamat bagi jutaan masyarakat yang tengah dilandasi kesusahan. Koperasi adalah sokoguru perekonomian nasional, mandat konstitusi yang sudah selayaknya dijadikan sebagai panglima dalam menjaga ketahanan ekonomi republik.

Syarief Hasan, Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Demokrat mendorong pemerintah agar memprioritaskan serta membangun iklim yang konstruktif dalam membesarkan koperasi di Indonesia. “Saya memandang koperasi adalah mandat konstitusi sebagaimana yang tertuang dalam Pasal 33 ayat (1) UUD 1945. Anatomi perekonomian Indonesia adalah bentuk usaha kolektif yang berasaskan kekeluargaan,” ujar Syarief.

Sebagaimana diketahui, koperasi bersama-sama dengan UMKM menyumbang kontribusi yang sangat signikan terhadap perekonomian nasional. Pada tahun 2020, koperasi dan UMKM berkontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 61,07 % atau setara dengan Rp 8,573 triliun. Dari sisi jumlah, sebanyak 64,2 juta (99,99 %) koperasi dan UMKM mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 97 % dengan total investasi sebesar 60,42 %. 

Namun demikian, kinerja koperasi dan UMKM ini masih menyisakan catatan serius. Kontribusi ekspor koperasi dan UKM hanya berkisar di angka 14,37 %, bahkan koperasi sendiri hanya menyumbang kontribusi 5,1 % terhadap PDB. Bandingkan dengan usaha besar yang hanya berjumlah 5,550 (0,01 %) mampu menyumbang 38,9 % terhadap PDB. “Daya saing koperasi dan UMKM harus terus ditingkatkan, tentu saja dengan dukungan pemerintah yang solid dan berkelanjutan. Kita tidak bisa membiarkan koperasi dan UMKM berjalan sendiri,” demikian menurut Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat ini.

Lebih lanjut, Menteri Koperasi dan UKM pada era Presiden SBY ini menyatakan semua pihak harus bersatu padu membesarkan koperasi, terutama berbagai kelompok kepentingan yang terkait langsung dengan pengembangan dan pemberdayaan koperasi. Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) yang memiliki mandat membumikan cita-cita gerakan koperasi Indonesia tidak seharusnya terpecah dan perlu segera melakukan rekonsiliasi. “Sebagai Mantan Menteri Koperasi dan UMKM, saya tentu sangat prihatin dan menyesalkan perpecahan ini. Perpecahan hanya akan membuat koperasi melemah dan kontribusinya terhadap perekonomian tidak berkembang. Karena itu, saya menghimbau kepada Dekopin untuk bersatu kembali seperti saat saya pernah  mrmpersatukan Dekopin .” ujar Syarief.

Selamat Hari Koperasi ke 74, Semoga dengan momentum Hari Koperasi Nasional ke-74 ini, kita semua dapat mawas diri untuk bergandengan tangan membesarkan koperasi. Terlebih di masa pandemi yang telah memukul perekonomian rakyat ini, koperasi dapat kembali menjadi sokoguru penyelamat ekonomi republik. Sebagaimana tagline “Untung Bareng Koperasi,” rakyat masih  tetap dapat tersenyum sekalipun prihatin.


Anggota Terkait :

Dr. H. SJARIFUDDIN HASAN, S.E, M.M, M.B.A.