.menu_preview{ /* display:none;*/ }

“Pagelaran Pentas Seni Pesona 4 Pilar” Di Bumi Lancang Kuning, Melestarikan Budaya Melayu Dari Peng

Minggu, 09 Apr 2017 - 07:00

PEKANBARU - Untuk merespon aspirasi dari masyarakat, MPR RI melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan salah satu metode yaitu mengadakan pagelaran seni budaya, dimana melalui pagelaran seni budaya ini adalah cara yang sangat efektif karena sangat digemari masyarakat. Oleh karena itu sangat tepat metode ini digunakan untuk menyosialisasikan makna dan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat. 

Pada hari Sabtu, (8/4/2017) berlokasi di Anjungan Seni Idrus Tintin lapangan MTQ Jl. Jend. Sudirman, Kota Pekanbaru, MPR RI bekerjasama dengan Dinas Pariwisata, Provinsi Riau menyelenggarakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI melalui Pegelaran Seni Budaya Melayu “Pesona 4 Pilar” dengan menampilkan: Tari Persembahan, Kolaborasi Tarian Nusantara, Seni Theater Keindahan Bhinneka Tunggal Ika, Musik Tradisional, dan Stand Up Comedy

Anjungan Seni Idrus Tintin ini adalah salah satu gedung tempat peninggalan sejarah budaya Melayu Riau di Kota Pekanbaru. Nama Gedung ini diambil dari nama seorang seniman besar Riau yang bernama Idrus Tintin, berdiri cukup tinggi yang didominasi oleh warna kuning dengan motif serta arsitektur sangat indah khas budaya Melayu, pernah menjadi tempat menggelar hajatan FFI (Festival Film Indonesia) pada tahun 2008 dan sering digunakan untuk pertunjukan seni dan budaya.

Hadir pada acara tersebut anggota MPR RI: Ir. H. Muhammad Idris Laena (Fraksi Partai Golkar), Kepala Biro Humas Setjen. MPR RI Siti Fauziah S.E., M.M. dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau Fahmi Zal S.T., M.Si., serta disaksikan oleh tokoh budaya dan ratusan masyarakat dari ‘Bumi Lancang Kuning’ (Pekanbaru) yang berbondong-bondong mendatangi halaman gedung kebanggaan warga kota Pekanbaru ini.

Panitia Pelaksana Pegelaran Seni Budaya Melayu “Pesona 4 Pilar”, Sekretariat Jenderal MPR RI dalam laporannya yang disampaikan oleh Siti Fauziah S.E., M.M. menyatakan bahwa acara yang diselenggarakan oleh Sekretariat MPR RI ini adalah bentuk implementasi Pasal 32 UUD NRI tahun 1945 dan dalam rangka Internalisasi pemahaman terhadap Empat Pilar MPR RI kepada masyarakat, MPR sudah melaksanakan berbagai macam pagelaran dihampir seluruh daerah sebagai metode sosialisasi, melalui pentas seni budaya daerah ini adalah salah satu bentuk apresiasi MPR RI dalam upaya melestarikan warisan budaya tradisional, khususnya seni budaya daerah yang telah menjadi kekayaan intelektual bangsa Indonesia yang sudah diakui oleh dunia.

Gubernur Riau dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kadis Pariwisata Fahmi Zal mengatakan bahwa seni budaya adalah salah satu media untuk menyampaikan pesan kepada generasi muda agar menjaga niali-nilai yang terkandung dalam Pancasila, dan mengapresiasi langkah MPR untuk melestarikan seni budaya asli Indonesia dari pengaruh budaya global serta mengucapkan terimakasih kepada MPR RI yang bersedia mengadakan Pegelaran Seni Budaya Melayu di kota Pekanbaru. 

Fahmi berharap agar kegiatan ini dapat dilaksanakan rutin dan berkesinambungan untuk mengangkat kearifan lokal agar tetap terpelihara yang sesuai dengan visi Riau yang akan menjadi pusat kebudayaan melayu se-Asia Tenggara, ujarnya.

Sementara Muhammad Idris Laena mewakili Pimpinan MPR RI dalam sambutannya mengatakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dilaksanakan untuk melaksanakan perintah UU yaitu UU No. 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD yang menugaskan MPR untuk menyosialisasikan (Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara).

Sosialiasi ini dilaksanakan MPR di seluruh tanah air melalui seni budaya ini mengandung kearifan lokal, dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Provinsi Riau bersedia menjadi tempat pelaksanakan sosialisasi Empat Pilar MPR RI melalui Pegelaran Seni Budaya Melayu “Pesona 4 Pilar” ini, serta menyampaikan agar para generasi bangsa untuk dapat melestarikan seni budaya yang kita miliki untuk memperkuat Empat Pilar MPR RI, ujarnya.

Idris berharap dengan adanya acara ini dapat mengangkat budaya melayu yang selama ini belum terangkat secara nasional, serta berharap agar masyarakat dapat mengikut acara ini dan memberikan masukan, kritikan agar kegiatan sosialisasi berikutnya bisa terlaksana secara sempurna sesuai dengan yang kita harapkan, untuk menguatkan keutuhan NKRI menutup sambutannya. – JAS


Baca Juga

Kontak